Laskarpenanews.com, Jakarta – Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) di Jakarta menyampaikan kekecewaan terhadap massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang disebut langsung meninggalkan Jakarta setelah bertemu dengan pimpinan DPR RI.
Kekecewaan tersebut disampaikan perwakilan ojol, Melva Pardede, di depan Gedung DPR RI, Kamis (27/8/2026). Ia menilai massa AMPB yang dipimpin Supriyono alias Botok seharusnya memberikan kabar dan apresiasi kepada para ojol yang selama berada di Jakarta turut membantu, termasuk dalam persoalan logistik.
“Saudaraku Pati, kami warga Jakarta merasa kecewa. Kalian langsung pulang setelah dari dalam,” ujar Melva.
Menurutnya, para ojol telah ikut mendampingi massa AMPB selama berada di Jakarta tanpa meminta imbalan.
Ia juga mempertanyakan keputusan massa AMPB meninggalkan Jakarta setelah agenda pertemuan dengan pimpinan DPR RI selesai.
“Bagaimana nasib rekan saya ketika kalian diciduk aparat? Kalau datang lagi karena RUU itu belum disahkan, jangan menginjak Jakarta,” katanya.
Dalam pernyataannya, Melva juga menyampaikan dugaan mengenai adanya bantuan atau donasi uang yang diterima massa selama berada di Jakarta. Namun, tudingan tersebut masih berupa pernyataan dari pihak ojol dan belum disertai bukti yang dapat diverifikasi secara independen.
“Beberapa hari kami mengawal mereka, kami mengetahui ada pihak yang memberikan donasi. Kami tidak meminta apa pun, tetapi kami kecewa dengan cara mereka meninggalkan Jakarta,” ujarnya.
Melva kemudian meminta pihak AMPB memberikan penjelasan sekaligus menyampaikan permintaan maaf kepada para ojol yang merasa telah membantu selama aksi berlangsung.
“Kami meminta mereka menjelaskan persoalan ini dan meminta maaf kepada rekan-rekan ojol,” katanya.
