JAKARTA, Laskarpenanews.com – Menteri Pertahanan memimpin pertemuan rutin Satgas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di kantor Kemenhan. Satgas PKH adalah tim lintas kementerian yang dibentuk berdasarkan Perpres 5/2025 untuk menertibkan lahan sawit dan tambang ilegal di kawasan hutan.

Tugas utama satgas ini adalah mengamankan aset negara yang nilainya ditaksir mencapai triliunan rupiah. Sebagai Ketua Pengarah, Menhan mengundang seluruh unsur anggota untuk rapat koordinasi.

Yang menarik, dalam rapat di Kemenhan, Jakarta Pusat, Senin (13/7/2026) pukul 10.00 WIB, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tidak terlihat hadir. Justru mayoritas pejabat yang datang berasal dari unsur TNI dan Kejaksaan Agung.

Beberapa nama yang tampak hadir antara lain Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh, Kasum TNI Letjen Richard Tampubolon, Kepala BPA Kejagung Kuntadi, dan Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna.

Pertemuan tersebut masih berlangsung tertutup. Kemenhan dan Kejagung dijadwalkan akan menyampaikan hasil rapat kepada media usai acara.

Agenda rapat ini digelar tak lama setelah Febrie Adriansyah mundur dari jabatan Jampidsus Kejagung dan ditetapkan sebagai tersangka oleh Korps Tindak Pidana Korupsi Polri. Posisi Jampidsus saat ini diisi Rudi Margono sebagai Plt.

By admin