Laskarpenanews.com, Bangka Selatan – Musibah kebakaran yang dilaporkan melanda Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan, pada Sabtu (10/10/2026), mengundang keprihatinan berbagai pihak. Peristiwa tersebut dilaporkan menghanguskan ratusan rumah warga dan menyebabkan masyarakat terdampak harus meninggalkan tempat tinggal mereka.
Ketua DPD KNPI Bangka Barat, Ramsi Chairul Rasyid, menyampaikan rasa prihatin dan simpatinya kepada warga yang terdampak musibah tersebut. Ia berharap masyarakat diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan berat ini.
Sebagai bentuk kepedulian nyata, Ramsi mengatakan bahwa KNPI Bangka Barat berencana melaksanakan penggalangan donasi untuk membantu meringankan beban para korban.
“Besok, insyaallah kite nak melaksanakan penggalangan donasi untuk saudara-saudara kite yang terkena musibah kebakaran di Bangka Selatan. Semoga melalui aksi ini, kita dapat membantu meringankan beban mereka,” ungkap Ramsi.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menunjukkan kepedulian dan solidaritas kemanusiaan terhadap warga yang sedang menghadapi masa sulit.
“Kami mengajak masyarakat yang memiliki rezeki lebih untuk ikut membantu. Bantuan sekecil apa pun tentu sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” lanjutnya.
Menurut Ramsi, dalam situasi seperti ini, semangat gotong royong dan kepedulian antarsesama sangat dibutuhkan. Selain membantu memenuhi kebutuhan mendesak, dukungan moral juga penting agar para korban memiliki kekuatan untuk bangkit dan kembali menata kehidupan mereka.
Senada dengan itu, Ketua MPC Pemuda Pancasila Bangka Barat, Ricky Eris, turut menyampaikan simpati dan rasa dukanya atas musibah yang dilaporkan menimpa masyarakat Dusun Serdang.
Ricky menyampaikan bahwa kebakaran yang mengakibatkan banyak rumah warga dilaporkan hangus tersebut merupakan musibah yang memerlukan perhatian dan kepedulian bersama.
“Kami dari Pemuda Pancasila Bangka Barat turut prihatin dan berduka atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Dusun Serdang. Semoga warga yang terdampak diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini,” demikian pesan simpati Ricky.
Ia berharap solidaritas dari berbagai elemen masyarakat dapat terus mengalir untuk membantu memenuhi kebutuhan para korban, terutama kebutuhan pokok, pakaian, serta tempat tinggal sementara bagi warga yang kehilangan rumah.
Berdasarkan pemberitaan WaktuBabel.com tertanggal 11 Oktober 2026, kebakaran tersebut dilaporkan terjadi pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Dalam laporan itu disebutkan sekitar 288 rumah warga hangus terbakar. Namun, jumlah tersebut masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut dari pihak berwenang di lapangan sehingga belum dapat dipastikan sebagai data final.
Informasi awal dalam pemberitaan tersebut menyebutkan api diduga bermula dari kawasan hutan rawa yang mengering akibat musim kemarau. Tiupan angin kencang disebut mempercepat penyebaran api hingga menjalar ke kawasan permukiman. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan keterangan resmi dari instansi terkait.
Laporan yang sama menyebutkan bahwa tim pemadam kebakaran bersama unsur TNI-Polri, Basarnas, BPBD, Dinas Sosial dan pihak terkait lainnya telah berada di lokasi untuk melakukan penanganan. Warga yang terdampak dilaporkan mengungsi ke rumah kerabat maupun posko yang disiapkan.
Hingga berita ini disusun, informasi mengenai jumlah pasti rumah yang terbakar, korban jiwa maupun luka-luka, serta total kerugian masih memerlukan verifikasi dari pihak berwenang.
Ramsi dan Ricky berharap penanganan bencana serta penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak dapat berjalan dengan baik. Keduanya juga mengharapkan tumbuhnya kepedulian bersama untuk membantu warga Dusun Serdang melewati masa sulit dan memulihkan kehidupan mereka pascamusibah.
Bagi KNPI Bangka Barat, rencana penggalangan donasi tersebut menjadi salah satu bentuk solidaritas lintas wilayah, bahwa musibah yang menimpa masyarakat Bangka Selatan merupakan keprihatinan bersama yang patut mendapat perhatian semua pihak.
