LASKARPENANEWS.COM, BANGKA BARAT – Sebanyak 58 peserta mengikuti kegiatan sunat massal gratis yang digelar Pemuda dan Pemudi Desa Teluk Limau, Kecamatan Parit Tiga, Kabupaten Bangka Barat, Rabu 24/6/2026.
Kegiatan khitan massal ini dipusatkan di Pesantren Sirojul Muttaqien Desa Teluk Limau dan menyasar anak-anak warga setempat yang membutuhkan layanan kesehatan.
Panitia penyelenggara menyebut kegiatan ini memiliki fokus menyeluruh untuk mendukung kesejahteraan masyarakat melalui 3 aspek utama:
1. Tujuan Kesehatan
Preventif Penyakit : Mengurangi risiko infeksi menular seksual dan infeksi saluran kemih di masa depan.
Higiene : Memudahkan pembersihan area vital sehingga meminimalisir penumpukan kotoran yang berpotensi jadi sarang bakteri.
Kesehatan Jangka Panjang : Langkah preventif awal menjaga kesehatan alat reproduksi anak sejak dini.
2. Tujuan Sosial & Keagamaan
Pemenuhan Syariat : Membantu anak-anak menjalankan syariat Islam terkait kebersihan dan kesucian diri.
Pemerataan Akses : Memastikan setiap keluarga, tanpa keterbatasan akses, bisa dapat layanan medis layak bagi buah hati.
3. Tujuan Ekonomi
Efisiensi Biaya : Memberikan akses khitan gratis/subsidi sehingga meringankan beban finansial keluarga Desa Teluk Limau.
Kegiatan kolektif ini dirancang agar anak-anak Desa Teluk Limau mendapat standar kesehatan sama dengan cara lebih terjangkau dan mudah diakses.
Ketua panitia Amin Taryudi mengucapkan terima kasih kepada para donatur, tenaga medis, dan seluruh panitia yang bekerja keras merealisasikan acara.
“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian pemuda untuk membantu sesama, khususnya meringankan beban ekonomi warga serta memenuhi kewajiban agama dan kesehatan bagi anak-anak di Desa Teluk Limau,” ujarnya.
Ia juga memberikan semangat dan doa untuk peserta. “Semoga proses pemulihan berjalan lancar dan mereka tumbuh jadi generasi sehat serta berbakti,” harapnya.
Amin Taryudi mengajak warga menjaga solidaritas. “Pentingnya gotong royong antarwarga desa agar program sosial serupa terus berlanjut di masa depan,” ajaknya.
Salah satu peserta, Al Baihaqi, didampingi ayahnya Dodi mengaku sangat terbantu dengan adanya sunat massal gratis ini.
“Alhamdulillah terbantu sekali Pak. Kalau sunat bayar sendiri lumayan biayanya. Anak saya Al Baihaqi jadi bisa khitan tanpa memberatkan keluarga,” kata Dodi.
