LaskarpenaNews.com, JAKARTA – Insiden siber kembali menyasar institusi negara. Puluhan situs resmi TNI Angkatan Darat dilaporkan mengalami peretasan pada Minggu, 26 Juli 2026.
Sejumlah subdomain di bawah domain http://TNI-ad.mil.id diketahui mengalami defacement secara bersamaan. Berdasarkan tangkapan layar yang beredar di media sosial Instagram pada Senin, 27 Juli 2026, muncul nama “azraelzer0d4y” pada berbagai laman satuan TNI AD. Mulai dari Kodim, Komlekdam, hingga Dislitbang.
Pantauan LaskarpenaNews pada Selasa, 28 Juli 2026 pukul 13.41 WIB menunjukkan kondisi berbeda-beda. Beberapa subdomain sudah kembali normal, namun sebagian masih menampilkan keterangan “Situs sedang dalam pemeliharaan. Layanan sedang dalam proses pemeliharaan teknis. Silakan kembali beberapa saat lagi.” Halaman resmi TNI AD sendiri sudah dapat diakses normal.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat Brigjen TNI Donny Pramono membenarkan adanya gangguan.
“Dan saat ini tim terkait sedang melakukan pengecekan secara menyeluruh,” ujarnya kepada http://Tribunnews.com, Selasa 28 Juli 2026.
Donny menegaskan keamanan sistem dan data merupakan prioritas utama TNI AD. Setiap insiden akan ditindaklanjuti serius melalui investigasi untuk mengetahui penyebab dan dampaknya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar merujuk pada informasi resmi TNI AD terkait perkembangan kasus ini. “Terkait klaim-klaim yang beredar di luar, kami juga mengimbau masyarakat untuk mengacu pada informasi resmi dari TNI AD dalam menyikapi isu ini,” pungkasnya. (28/07/2026)
Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi mengenai data apa saja yang terdampak dari insiden defacement tersebut.
