Seorang bernama Rusli akhirnya keluar beri penjelasan setelah negosiasi. Sudewo tertahan beberapa jam di Kantor Tipikor.

SEMARANG, LASKARPENA.COM – Sidang kasus dugaan korupsi Bupati Pati nonaktif, Sudewo, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi `Tipikor` Semarang, Senin [29/6], berakhir ricuh.

 

Kericuhan dipicu dugaan pemukulan terhadap Sudewo oleh seorang oknum yang disebut berasal dari Komisi Pemberantasan Korupsi `KPK`.

 

*Mulai dari Orasi, Berujung Pemukulan*

 

Sebelum meninggalkan ruang sidang, Sudewo sempat menemui para pendukungnya untuk menyampaikan orasi.

 

Namun suasana berubah panas. Seorang oknum yang diduga anggota KPK disebut melakukan pemukulan terhadap Sudewo di area pengadilan.

 

Insiden itu langsung memicu kemarahan massa yang memadati lokasi.

 

*Oknum KPK Diamuk Massa di Depan Gedung Tipikor*

 

Kericuhan memuncak saat oknum tersebut keluar dari mobil tahanan. Ia hendak diamankan petugas kepolisian menuju Kantor Tipikor.

 

Namun, sebelum sempat masuk gedung, oknum itu langsung menjadi sasaran amukan massa dari berbagai arah.

 

Akibatnya, Sudewo ikut tertahan selama beberapa jam di dalam Kantor Tipikor.

 

*Massa Blokir, Tuntut Klarifikasi Terbuka*

 

Massa menolak Sudewo dibawa kembali ke rumah tahanan. Alasannya satu: oknum yang diduga memukul harus memberikan klarifikasi secara terbuka lebih dulu.

 

Setelah melalui negosiasi alot antara pihak Tipikor dan perwakilan massa, tuntutan itu dikabulkan.

 

Oknum yang disebut bernama Rusli akhirnya keluar dari gedung. Ia memberikan penjelasan terkait insiden yang memicu kericuhan tersebut.

 

By admin