LaskarPenaNews.com, Palembang – Kebakaran lahan kembali terjadi di kawasan Jalan Tanjung Aur, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang, Senin (11/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

 

Kebakaran terjadi di kawasan lahan rawa yang kondisinya mengering akibat musim kemarau. Api kemudian merambat di sejumlah titik dan mulai mendekati jalan poros. Tiupan angin membuat kobaran api dan asap bergerak ke arah jalan sehingga mengganggu pengguna jalan.

 

Situasi tersebut sempat membuat sejumlah pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat panik. Arus lalu lintas juga mengalami kepadatan karena pengguna jalan berupaya menghindari area yang terdampak asap dan kobaran api.

 

Kepanikan semakin terjadi setelah sebuah mobil dump truck yang melintas di lokasi mengalami kecelakaan. Berdasarkan informasi di lapangan, pengemudi diduga panik ketika api mulai mendekati kendaraan. Dump truck tersebut kemudian terbalik dan muatan tanah yang dibawanya tumpah ke badan jalan.

 

Kondisi kendaraan yang mengalami kerusakan membuat arus lalu lintas semakin tersendat.

 

Lurah Bukit Baru Edwin Effendi turun langsung ke lokasi untuk melakukan penanganan bersama unsur terkait. Ia juga berkoordinasi dengan petugas penanggulangan bencana.

 

Di lokasi, turut membantu Bhabinkamtibmas Herman Bahri, Babinsa Bukit Baru Devy Armansyah serta Abdullah selaku Ketua RT setempat. Mereka melakukan pengaturan lalu lintas untuk mencegah pengguna jalan saling mendahului dan menjaga kelancaran arus kendaraan.

 

Sementara itu, petugas penanggulangan bencana melakukan penyiraman di sejumlah titik yang masih terdapat api guna mencegah kobaran meluas.

 

Edwin Effendi mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya selama musim kemarau.

 

Menurutnya, kebakaran lahan dapat dipicu oleh berbagai faktor. Salah satunya aktivitas manusia yang tidak memperhatikan keselamatan lingkungan, seperti membuang puntung rokok sembarangan atau membakar sampah tanpa pengawasan hingga api benar-benar padam.

 

“Di musim kemarau seperti sekarang, kita harus bersama-sama meningkatkan kewaspadaan. Jangan membuang puntung rokok sembarangan maupun melakukan pembakaran yang dapat memicu munculnya titik api,” ujar Edwin.

 

Ia juga mengajak masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin dan tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.

 

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan penanganan dan pendinginan di sejumlah titik untuk memastikan api tidak kembali membesar.

 

By: Devy Audiansyah, SP.CMSP

By admin