LaskarpenaNews.com, Palembang – Kebakaran lahan kosong kembali menjadi perhatian di Kota Palembang seiring kondisi musim kemarau yang berlangsung dalam beberapa bulan terakhir. Sejumlah wilayah di pinggiran kota dilaporkan terdampak, salah satunya Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I.
Kondisi lahan yang kering membuat api berpotensi cepat merambat, terutama pada lahan kosong yang dipenuhi semak dan material mudah terbakar. Penanganan di lapangan melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), petugas pemadam kebakaran, aparat kecamatan dan kelurahan, hingga unsur RT, RW serta masyarakat.
Situasi tersebut turut menjadi perhatian Forum Bela Negara Kota Palembang. Ketua Forum Bela Negara Kota Palembang, Ludi Jhansi, SP, mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat agar tidak menganggap sepele kebakaran lahan selama musim kemarau.
Menurut Ludi, persoalan kebakaran lahan bukan hanya menyangkut potensi kerugian material. Asap yang ditimbulkan juga dapat mengganggu kenyamanan dan kualitas udara, terutama ketika kebakaran menghasilkan asap pekat yang menyebar ke permukiman.
“Jangan menganggap sepele kebakaran lahan. Selain dapat menimbulkan kerugian material, asapnya juga dapat berdampak terhadap kesehatan, terutama bagi masyarakat yang rentan,” ujar Ludi.
Ia menyebut anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan sebagai kelompok yang perlu mendapat perhatian lebih ketika kualitas udara memburuk akibat asap.
Untuk mengurangi risiko paparan asap, Ludi mengajak masyarakat melakukan sejumlah langkah sederhana. Warga diminta menggunakan masker ketika berada di luar ruangan, mengurangi aktivitas di luar rumah saat asap pekat, serta menutup pintu dan jendela untuk membatasi masuknya asap ke dalam rumah.
Selain itu, masyarakat diimbau mencukupi kebutuhan cairan dengan memperbanyak minum air putih dan tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan, khususnya ketika kondisi lahan dan udara sedang kering.
“Jika mengalami keluhan kesehatan yang mengkhawatirkan, segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan atau Puskesmas terdekat. Kesehatan adalah prioritas kita,” katanya.
Ludi juga menegaskan bahwa Forum Bela Negara Kota Palembang siap bersinergi dan membantu pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pencegahan kebakaran lahan.
“Kami siap membantu Pemerintah Kota Palembang,” pungkas Ludi.
Sementara itu, masyarakat diimbau segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Kewaspadaan bersama dinilai penting untuk mencegah api meluas serta mengurangi dampak asap terhadap lingkungan dan masyarakat.
Palembang, 24 Agustus 2026
By Devvy Ardiansyah, SP. CMSP

