Foto : Tangkap layar

Tampak kapal feri/LCT bermuatan mobil kandas di bibir pantai. Air laut surut jauh dan hanya menyisakan lumpur. KSOP Kendari membantah kejadian ini di Sultra._

Kendari, LaskarpenaNews – Video detik-detik kapal feri bermuatan mobil tidak bisa melanjutkan pelayaran karena air laut tiba-tiba surut viral di media sosial. Dalam rekaman terlihat kapal sudah merapat di bibir pantai, namun di sekelilingnya hanya ada lumpur dan pasir kering. Air hanya tersisa sedikit di sekitar badan kapal.

Beberapa kendaraan seperti SUV putih dan hitam yang berada di dalam kapal pun ikut tertahan. Narasi yang menyertai video menyebut peristiwa itu terjadi di Sulawesi Tenggara dan kapal baru bisa berlayar lagi setelah 12 hari menunggu air pasang.

Namun Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IIA Kendari Capt. Rahman membantah kabar tersebut. Ia memastikan tidak ada kejadian seperti dalam video itu di wilayah Kendari.

“Tidak ada tipe kapal itu di Kendari. Memang cuaca sedang tidak bagus, tapi tidak ada kejadiannya di wilayah Kendari,” ujar Rahman saat dikonfirmasi http://Kompas.com, Rabu (29/07/2026).

Klarifikasi juga muncul dari warganet. Akun @Reiza Tambing menulis di kolom komentar bahwa lokasi sebenarnya berada di Laut Arafura.

“Ini kejadiannya di Laut Arafura lintas Merauke, bukan di Sulawesi. Kapalnya sudah kembali berlayar,” tulisnya.

Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak terkait di Papua terkait waktu pasti kejadian dalam video tersebut.

By admin