LaskarPena.com, Palembang – Green SM mulai memperluas ekspansi layanan transportasi modern berbasis kendaraan listrik ke Kota Palembang, Sumatera Selatan. Kehadiran layanan tersebut menawarkan alternatif mobilitas perkotaan dengan armada yang seluruhnya menggunakan kendaraan listrik atau Battery Electric Vehicle (BEV).
Green SM mengusung kampanye “Hijaukan Langkahmu, Segarkan Kotamu” dengan mengajak masyarakat menjadikan aktivitas perjalanan sebagai bagian dari upaya mendukung kualitas udara dan lingkungan perkotaan yang lebih sehat.
Dalam operasionalnya, Green SM menggunakan kendaraan listrik produksi VinFast sebagai armada layanan taksi dan mobilitas. Konsep tersebut menempatkan kendaraan listrik sebagai bagian utama dari layanan transportasi yang ditawarkan kepada masyarakat.
Ekspansi Green SM ke Palembang juga mulai mendapat perhatian dari sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) yang melihat peluang kolaborasi dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik di daerah.
Ketua Forum Komunikasi Putra Putri Baret Merah (FKPBBM) Sumsel, Ludi Jhansi, mengatakan pihaknya tengah menjajaki kemungkinan kerja sama dengan pihak VinFast.
Menurut Ludi, pembicaraan awal mengenai peluang tersebut dilakukan bersama Dewan Pembina Ormas Perisai Persaudaraan Sejati (PPS), Husein Faisal atau yang dikenal dengan Ijal Uban, serta Ketua DPP PPS Devy AlPalembani yang didampingi Ketua Laskar PPS Chemi Cik.
Pertemuan tersebut berlangsung di Cafe Cempedak, Jalan Talang Jering, Kenten Laut, Sabtu malam, 26 September 2026.
“Pembicaraan ini pada prinsipnya untuk menjajaki peluang kerja sama dan menawarkan sinergi dengan pihak VinFast,” ujar Ludi.
Ludi menyebut organisasi masyarakat memiliki jaringan dan basis komunitas yang dapat menjadi salah satu modal dalam membangun kolaborasi dengan pelaku usaha, termasuk dalam pengembangan kendaraan listrik dan layanan mobilitas modern.
Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya melihat adanya peluang pembentukan chapter atau bentuk kemitraan komunitas yang dapat dikembangkan bersama pihak VinFast. Namun, menurutnya, bentuk kerja sama tersebut masih perlu dibicarakan lebih lanjut dengan pihak perusahaan.
Penjajakan itu kemudian berlanjut pada Senin, 28 September 2026. Ludi Jhansi mengaku telah berkomunikasi dengan Paulina, yang disebut sebagai owner BM VinFast.
“Alhamdulillah, maksud baik tersebut diterima oleh Ibu Paulina untuk turut bekerja sama dengan VinFast,” kata Ludi.
Meski demikian, sampai saat ini pembicaraan tersebut masih berada pada tahap penjajakan. Bentuk kerja sama, mekanisme kemitraan, maupun program yang nantinya akan dijalankan masih menunggu pembahasan lebih lanjut dengan pihak terkait.
Kehadiran Green SM dengan armada kendaraan listrik di Palembang sekaligus membuka peluang bagi berkembangnya ekosistem transportasi berbasis energi listrik di Sumatera Selatan, baik melalui layanan mobilitas maupun potensi kolaborasi dengan komunitas dan organisasi lokal.
Redaksi masih membuka ruang konfirmasi kepada pihak Green SM dan VinFast terkait rencana ekspansi, bentuk kemitraan dengan organisasi lokal, serta kemungkinan program yang akan dikembangkan di Palembang.
